Pj. Bupati Lumajang dan Pejabat Daerah Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Anti Korupsi

By Inspektorat IT Team 20 Mei 2024, 16:00:58 WIB Daerah
Pj. Bupati Lumajang dan Pejabat Daerah Tandatangani Pakta Integritas dan Komitmen Anti Korupsi

Sebagai upaya dan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi, Pj. Bupati Lumajang, Sekretaris Daerah, para Asisten beserta seluruh Kepala Perangkat Daerah menandatangani pakta integritas dan komitmen anti korupsi. Penandatanganan tersebut dilaksanakan saat pembukaan kegiatan Sosialisasi Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Anti Korupsi Tahun 2024, Senin (20/5/2024) bertempat di Ruang Nararya Kirana Kantor Bupati Lumajang.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni (Yuyun) menyampaikan bahwa hasil SPI Kabupaten Lumajang tahun 2023 adalah 75,9 yang meningkat dari tahun sebelumnya yakni 75,3. SPI bertujuan untuk memetakan risiko korupsi, menilai pengelolaan anggaran dan mengukur efektivitas pencegahan korupsi.

Baca Lainnya :

“Semakin rendah nilai SPI suatu daerah, menunjukkan semakin tinggi risiko korupsinya, dengan nilai yang kita peroleh saat ini maka kita dalam kategori WASPADA”, jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan capaian dari hasil pemeriksaan BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2023,  Pemkab Lumajang mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), tetapi juga masih ada beberapa risiko yang masih harus dimitigasi. Demikian pula dengan capaian Monitoring Center For Prevention (MCP) KPK dimana tahun 2023 Kabupaten Lumajang berada di peringkat 9 dari 38 se Jawa Timur dengan nilai 94, meningkat dari tahun sebelumnya dengan nilai 90,42 peringkat 32 se Jawa Timur. “capaian yang membanggakan, harus terus kita pertahankan dan tingkatkan”, ujarnya.

Namun haruslah ada keselarasan antara peningkatan capaian nila MCP dengan nilai SPI, dengan lebih mengoptimalkan pengendalian risiko yang telah dilakukan, termasuk di dalamnya implementasi fraud risk control (FRC) sebagai pengembangan dari MCP KPK. FRC menjadi langkah pengendalian yang dibangun secara komprehensif untuk mengantisipasi lebih dini segala risiko kecurangan yang sangat mungkin terjadi dan mengembangkan budaya anti korupsi. Ia berharap komitmen nyata dan keseriusan dari para pimpinan, termasuk semua jajaran pada level Perangkat Daerah. “saya ingin fungsinya dapat dioptimalkan”, tegasnya.


Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Kejaksaan Negeri Lumajang, Kepolisian Resort Lumajang, dan APIP Inspektorat Daerah Kabupaten Lumajang.